SANG PELANA

Sang Pelana…Berhentilah!
Istirahatlah sejenak dipangkuanku
Lupakanlah segala yang telah lalu
Karna semua telah sirna jadi debu

Sang Pelana…Dengarkanlah!
Saatnya kau sandarkan kaki lusuhmu
Basuhlah agar terlihat kembali indah
Kan tampak berkilau sejati jiwamu

Sang Pelana…Kemarilah!
Ku tahu luka jiwamu begitu dalam
Tak ada yang mampu bisa bertahan
Namun ku kan memberimu kesejukan

Sang Pelana…
Mengapa kau tak mau mendengarku?
Akhiri saja langkahmu
Karna semua kan sia-sia…

Sesaat dia memandangku tajam…
Terucap serangkaian kata darinya
“Kau tak tahu apa yang kurasa!”
“Diam kau! Urus saja masalahmu!”

Dan…Dia pun berkelana kembali
<masbiggie@malang, 13 Desember 2007. 09.17 AM>

Tinggalkan Balasan