Bayangmu masih disini temaniku
Senyummu masih disini ceriakanku
Meski dengan jarak kau berada
Namun kau slalu ada dalam sendiri
Karna disini aku merindukanmu
masbiggie@malang, 20 april 2008 08.56 PM
Bayangmu masih disini temaniku
Senyummu masih disini ceriakanku
Meski dengan jarak kau berada
Namun kau slalu ada dalam sendiri
Karna disini aku merindukanmu
masbiggie@malang, 20 april 2008 08.56 PM
Mungkin ini adalah takdirku
Selalu bertahan dalam sisa mimpi
Dan aku terdiam tak mengerti
Mengapa kau masih menari disini
Udara pagi kini telah berubah
Namun hatiku telah mati disini
Hilang membisu dalam masa lalu
Dan kau pun masih menari disini
masbiggie@malang, 16 maret 2008 08.11 AM
Kembali sedia kala..sendiri lagi
Tak kusangka pun tak kuharap
Cinta begitu ada begitu sirna
Tinggalkan lagi luka menganga
Entah berapa lama kan terasa
Jauh mu kini sangatlah berarti
Takkan sampai hati ini berlari
Disini aku pun terkurung sunyi
Entah berapa lama kan terperih
Cinta sejati ku tlah terhanyut
Terbawa arus rindu ini padamu
Terus mengalir dalam asa semu
Dan kau pun merasuki kalbu ku
Terdiam aku dan hanya membiru
Kini semua pun kembali sendiri
Tak ada lagi senyum dan tawamu
Yang dulu slalu warnai hariku
Hanya satu permintaan hati…
Ku ingin kau slalu bahagia kini
Jalani hidup dalam sebuah janji
Dan pasti..bukan dengan cintaku
masbiggie@Malang, 22 Januari 2008 11.30 PM
Salam untukmu perempuanku
Wahai perempuan senja-ku..
Adakah kau telah berubah sekarang
Semakin dewasa menghadapi masalah
Kuharap kau dan keluargamu bahagia
Wahai perempuan mungil-ku..
Adakah sisa luka hati karena aku
Yang telah menghilang tak kembali
Kumohon maafkanlah sikapku padamu
Wahai perempuan desa-ku..
Adakah kau masih mengharapkan aku
Sungguh! rasaku padamu tlah sirna
Kuharap kau mengerti keadaan ini
Wahai perempuan cantik-ku..
Adakah kau masih tetap membenciku
Hanya karena besarnya rasa cintaku
Sungguh! tak ada niat menyakitimu
Wahai perempuan anggun-ku..
Adakah kau masih inginkan syairku
Senyummu begitu tampak menemaniku
Saat aku tulis syair ini untukmu
Wahai perempuan setia-ku..
Adakah kau masih setia menantiku
Kumohon jangan kau nanti aku lagi
Karna aku tak pantas mencintaimu
Wahai perempuan cinta-ku..
Adakah kau masih menyimpan cintaku
Cinta yang takkan pernah memiliki
Kuharap kelak kau rasakan bahagia
Wahai perempuanku disana..
Takkan pernah sedikit pun terhapus
Segala kisah diantara kita berdua
Karna aku bahagia ketika bersamamu
masbiggie@Malang, 01 Januari 2008 09.52 PM
Ketika asa mulai merindu
Bersatu hati bersatu cinta
Dan kau pun kan selalu ada
Bertahta kuat selami jiwa
Harapan ku begitu tinggi
Inginkan dirimu hari ini
Bersanding tepat disisiku
Khayalku pun begitu liar
Menatapmu penuh kerinduan
Tuk penuhi asa terpendam
Meski hanya bayang wujudmu
Ku ingin kau ada malam ini
Karna aku selalu merindumu
Aku pun hanya bisa berharap
Tepat ketika waktu beralih
Ijinkan rinduku menjemputmu
masbiggie@malang, 31 Desember 2007 10.05 AM
==========================
Satu persembahan terakhir dariku
Sekejap tak mampu kutahan
Gejolak perih luka hati ini
Saat kau pun harus memilih
Aku atau kedua orang tuamu
Karna perbedaan tlah terjadi
Tepat ketika cinta bersandar
Dan kau pun meninggalkan aku
Disaat aku letih tak berdaya
Ku yakin inilah yang terbaik
Biarkan kisah kita terkenang
Indah mengharumi ruang rindu
Begitu damai merasuki jiwaku
Ingatkah saat kau dipelukanku?
Itulah pelukan terakhir dariku
Ingatkah saat kukecup bibirmu?
Itulah kecupan terakhir dariku
Dengarkanlah suara hati ku
Aku bahagia saat bersamamu!
Ingatlah kau akan sumpah ku
Aku bahagia saat bersamamu!
Kuharap kau pun juga bahagia
Rasakan cinta yang pernah ada
masbiggie@Malang, 20 Desember 2007 07.49 PM
Sang Pelana…Berhentilah!
Istirahatlah sejenak dipangkuanku
Lupakanlah segala yang telah lalu
Karna semua telah sirna jadi debu
Sang Pelana…Dengarkanlah!
Saatnya kau sandarkan kaki lusuhmu
Basuhlah agar terlihat kembali indah
Kan tampak berkilau sejati jiwamu
Sang Pelana…Kemarilah!
Ku tahu luka jiwamu begitu dalam
Tak ada yang mampu bisa bertahan
Namun ku kan memberimu kesejukan
Sang Pelana…
Mengapa kau tak mau mendengarku?
Akhiri saja langkahmu
Karna semua kan sia-sia…
Sesaat dia memandangku tajam…
Terucap serangkaian kata darinya
“Kau tak tahu apa yang kurasa!”
“Diam kau! Urus saja masalahmu!”
Dan…Dia pun berkelana kembali
<masbiggie@malang, 13 Desember 2007. 09.17 AM>
===========
Tatkala ikrar tak lagi suci
Disini teringatku kembali
Akan dirimu, akan cintamu
Dua hati penuh kemesraan
Serasa takkan terpisahkan
Tatkala ikrar suci terucap
Hanya kau yang mengisi jiwa
Hanya kau yang pantas kucinta
Selamanya sampai akhir dunia
Kini semuanya telah sirna
Kau tlah lukai hati suci
Kau beri bekas yang dalam
Jejakmu yang takkan kembali
Jangan pernah kau ingat kembali
Makna ikrar suci diantara kita
Jangan pernah kau tanya kembali
Arti ikrar suci yang pernah ada
Semua telah usai, telah berai
Hancur memudar takkan kembali
Karna ikrar itu tlah ternoda
Tak lagi putih, tak lagi suci
masbiggie@Malang, 10 Desember 2007
Inspirated by Janji Putih (Ressa Herlambang)
===============
Sesaat setelah kau pergi…
Senyummu…
Masih tergambar jelas dibenakku
Indah mewarnai relung khayalku
Sebuah harapan yang tlah sirna
Kecupmu…
Masih terasa lembut bagai sutra
Menjelajahi rapuhnya dingin jiwa
Ingatkan engkau yang jauh disana
Suaramu…
Masih terdengar meskipun lirih
Ucapkan kata-kata cinta untukku
Hidupkan hati sepi yang terluka
Hadirmu…
Masih kurasa meski tanpa wujudmu
Coba mengiringi setiap langkahku
Sadarkan ku bahwa kau tlah pergi
Cintamu…
Masih memenuhi semua ruang rindu
Menghancurkan segala keinginanku
Tanpamu hidup terasa dalam antara
Dengan senyummu..dengan kecupmu..
Dengan suaramu..dengan hadirmu..
Bahkan dengan cintamu…
Kau tlah ukir kisah indah untukku
Sungguh!..Aku kehilanganmu…
masbiggie@Malang, 17 Nopember 2007 10.42 PM
Kala itu kau tampak begitu riang
Selalu ceria hadapi hari-harimu
Sesekali tebarkan senyum indahmu
Sungguh..aku masih mengingatnya
Saat hati mulai kehilangan diri
Kau hadir menjamah jiwa sepiku
Kau bangkitkan asaku yang redup
Tegaskan arti cinta sesungguhnya
Terkadang aku lemah tanpa dirimu
Namun saat bayangmu sekilas hadir
Kau beri gairah baru dalam hidupku
Tuk wujudkan cinta diantara kita
Saat ini aku tersadar..
Inilah arti dari sebuah penantian
Coba bersabar tuk hadapi rintangan
Butuh waktu, energi dan keberanian
Tuhan..seandainya dia petunjuk-Mu
Kan kurelakan waktu hanya untuknya
Kan kutunggu keikhlasan itu datang
Karna dia-lah pendamping hidupku
masbiggie@malang, 29 juli 2007. 12.05 PM