Desember 20, 2009
Tatkala aku tak sanggup menatapmu…
Ketika satu kata terucap
Kau yang kucinta masih disana
Ketika satu kata terungkap
Kau pun terdiam di ruang rindu
Entah..apa salah diriku ini
Hanya tuk beranikan diri berkata
Bahwa aku mencintainya karna Allah
Tak lebih dan takkan pernah lebih
Sungguh..
Tentang cinta aku tak main-main
Hanya satu dan untuk selamanya
Bersanding di jalan yang sakinah
Ya Allah..semua itu kehendak-Mu
Dan aku pun takkan mampu berdusta
Bahwa aku tlah jatuh hati padanya
Bahwa aku tlah terjerat cintanya
Dan kau pun masih bersemayam disini
Indah merekah di hati yang terdalam
masbiggie@malang, 17 januari 2009 03.15 PM
1 Komentar |
Cinta |
Permalink
Ditulis oleh nirwana
Desember 20, 2009
Karena cinta ini hanya untukmu
Ketika kutatap mata indah itu
Sejenak aku hanya bisa terdiam
Tuk rasakan aura cinta sejati
Bersinar menembus sisi kalbuku
Ketika aku kecup kening itu
Sejenak kau luruhkan hati ini
Begitu dalam begitu penuh arti
Dan aku terdiam tak mengerti
Ketika kupandang senyuman itu
Sekejap aliran darahku terhenti
Entah apa yang telah terjadi
Kau tancap cinta direlung hati
Ku tahu ini bukanlah cinta biasa
Karna inilah cinta sesungguhnya
Dan hanya kau yang pantas miliki
Seumur hidupku…selama-lamanya..
masbiggie@malang, 25 Mei 2009 13.17 PM
Leave a Comment » |
Cinta |
Permalink
Ditulis oleh nirwana
Desember 20, 2009
Hanya Sekedar Tuk Mengenangmu
Dan untuk dirimu…
Tersamar semakin nyata terukir indah
Begitu jelas meski kau bukan untukku
Dan untuk dirimu…
Terwujud satu pesona sang pencipta
Begitu indah meski kau bukan untukku
Dan untuk dirimu…
Tertanam dalam jejak-jejak penuh cinta
Begitu sempurna meski kau bukan untukku
Dan untuk dirimu…
Ijinkan aku berkata dari hati terdalam
Sungguh tak mudah bagiku tuk lupakanmu
Selamanya…seumur hidupku…
masbiggie@malang, 1 agustus 2009 01.16 PM
Leave a Comment » |
Cinta |
Permalink
Ditulis oleh nirwana
April 20, 2008
Bayangmu masih disini temaniku
Senyummu masih disini ceriakanku
Meski dengan jarak kau berada
Namun kau slalu ada dalam sendiri
Karna disini aku merindukanmu
masbiggie@malang, 20 april 2008 08.56 PM
Leave a Comment » |
Cinta |
Permalink
Ditulis oleh nirwana
April 20, 2008
Mungkin ini adalah takdirku
Selalu bertahan dalam sisa mimpi
Dan aku terdiam tak mengerti
Mengapa kau masih menari disini
Udara pagi kini telah berubah
Namun hatiku telah mati disini
Hilang membisu dalam masa lalu
Dan kau pun masih menari disini
masbiggie@malang, 16 maret 2008 08.11 AM
Leave a Comment » |
Cinta |
Permalink
Ditulis oleh nirwana
Januari 22, 2008
Kembali sedia kala..sendiri lagi
Tak kusangka pun tak kuharap
Cinta begitu ada begitu sirna
Tinggalkan lagi luka menganga
Entah berapa lama kan terasa
Jauh mu kini sangatlah berarti
Takkan sampai hati ini berlari
Disini aku pun terkurung sunyi
Entah berapa lama kan terperih
Cinta sejati ku tlah terhanyut
Terbawa arus rindu ini padamu
Terus mengalir dalam asa semu
Dan kau pun merasuki kalbu ku
Terdiam aku dan hanya membiru
Kini semua pun kembali sendiri
Tak ada lagi senyum dan tawamu
Yang dulu slalu warnai hariku
Hanya satu permintaan hati…
Ku ingin kau slalu bahagia kini
Jalani hidup dalam sebuah janji
Dan pasti..bukan dengan cintaku
masbiggie@Malang, 22 Januari 2008 11.30 PM
Leave a Comment » |
Cinta |
Permalink
Ditulis oleh nirwana
Januari 22, 2008
Salam untukmu perempuanku
Wahai perempuan senja-ku..
Adakah kau telah berubah sekarang
Semakin dewasa menghadapi masalah
Kuharap kau dan keluargamu bahagia
Wahai perempuan mungil-ku..
Adakah sisa luka hati karena aku
Yang telah menghilang tak kembali
Kumohon maafkanlah sikapku padamu
Wahai perempuan desa-ku..
Adakah kau masih mengharapkan aku
Sungguh! rasaku padamu tlah sirna
Kuharap kau mengerti keadaan ini
Wahai perempuan cantik-ku..
Adakah kau masih tetap membenciku
Hanya karena besarnya rasa cintaku
Sungguh! tak ada niat menyakitimu
Wahai perempuan anggun-ku..
Adakah kau masih inginkan syairku
Senyummu begitu tampak menemaniku
Saat aku tulis syair ini untukmu
Wahai perempuan setia-ku..
Adakah kau masih setia menantiku
Kumohon jangan kau nanti aku lagi
Karna aku tak pantas mencintaimu
Wahai perempuan cinta-ku..
Adakah kau masih menyimpan cintaku
Cinta yang takkan pernah memiliki
Kuharap kelak kau rasakan bahagia
Wahai perempuanku disana..
Takkan pernah sedikit pun terhapus
Segala kisah diantara kita berdua
Karna aku bahagia ketika bersamamu
masbiggie@Malang, 01 Januari 2008 09.52 PM
Leave a Comment » |
Cinta |
Permalink
Ditulis oleh nirwana
Januari 22, 2008
Ketika asa mulai merindu
Bersatu hati bersatu cinta
Dan kau pun kan selalu ada
Bertahta kuat selami jiwa
Harapan ku begitu tinggi
Inginkan dirimu hari ini
Bersanding tepat disisiku
Khayalku pun begitu liar
Menatapmu penuh kerinduan
Tuk penuhi asa terpendam
Meski hanya bayang wujudmu
Ku ingin kau ada malam ini
Karna aku selalu merindumu
Aku pun hanya bisa berharap
Tepat ketika waktu beralih
Ijinkan rinduku menjemputmu
masbiggie@malang, 31 Desember 2007 10.05 AM
Leave a Comment » |
Cinta |
Permalink
Ditulis oleh nirwana
Desember 22, 2007
==========================
Satu persembahan terakhir dariku
Sekejap tak mampu kutahan
Gejolak perih luka hati ini
Saat kau pun harus memilih
Aku atau kedua orang tuamu
Karna perbedaan tlah terjadi
Tepat ketika cinta bersandar
Dan kau pun meninggalkan aku
Disaat aku letih tak berdaya
Ku yakin inilah yang terbaik
Biarkan kisah kita terkenang
Indah mengharumi ruang rindu
Begitu damai merasuki jiwaku
Ingatkah saat kau dipelukanku?
Itulah pelukan terakhir dariku
Ingatkah saat kukecup bibirmu?
Itulah kecupan terakhir dariku
Dengarkanlah suara hati ku
Aku bahagia saat bersamamu!
Ingatlah kau akan sumpah ku
Aku bahagia saat bersamamu!
Kuharap kau pun juga bahagia
Rasakan cinta yang pernah ada
masbiggie@Malang, 20 Desember 2007 07.49 PM
Leave a Comment » |
Cinta |
Permalink
Ditulis oleh nirwana
Desember 22, 2007
Sang Pelana…Berhentilah!
Istirahatlah sejenak dipangkuanku
Lupakanlah segala yang telah lalu
Karna semua telah sirna jadi debu
Sang Pelana…Dengarkanlah!
Saatnya kau sandarkan kaki lusuhmu
Basuhlah agar terlihat kembali indah
Kan tampak berkilau sejati jiwamu
Sang Pelana…Kemarilah!
Ku tahu luka jiwamu begitu dalam
Tak ada yang mampu bisa bertahan
Namun ku kan memberimu kesejukan
Sang Pelana…
Mengapa kau tak mau mendengarku?
Akhiri saja langkahmu
Karna semua kan sia-sia…
Sesaat dia memandangku tajam…
Terucap serangkaian kata darinya
“Kau tak tahu apa yang kurasa!”
“Diam kau! Urus saja masalahmu!”
Dan…Dia pun berkelana kembali
<masbiggie@malang, 13 Desember 2007. 09.17 AM>
Leave a Comment » |
Cinta |
Permalink
Ditulis oleh nirwana